JAKARTA — Isu kematian remaja di Amerika Serikat yang diduga terkait interaksi dengan ChatGPT kembali memicu pertukaran sindiran antara dua tokoh besar dunia teknologi, Elon Musk dan Sam Altman.
Elon Musk membuka serangan lewat unggahan di media sosial X pada Selasa malam, 20 Januari 2026.
Musk menulis, "Jangan biarkan orang-orang terdekat Anda menggunakan ChatGPT", menanggapi sebuah cuitan yang menyebut ChatGPT dikaitkan dengan beberapa kasus kematian pengguna usia remaja hingga dewasa.
Baca Juga: Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Diprediksi Terjang Perairan Nias Pekan Ini Balasan ini langsung ditanggapi oleh Sam Altman dini hari Rabu, 21 Januari 2026.
Altman menyoroti fitur Autopilot Tesla dan platform Grok AI milik Musk, yang menurutnya juga menimbulkan risiko keselamatan.
"Ada lebih dari 50 orang tewas dalam kecelakaan terkait Autopilot. Saya hanya pernah naik mobil yang menggunakan fitur itu sekali, dan pikiran pertama saya adalah ini jauh dari aman," tulis Altman melalui akun @sama di X.
Altman juga menyinggung keputusan Grok AI yang menurutnya kontroversial, dan menuduh Musk plin-plan soal pengamanan AI.
"Terkadang Anda mengeluh ChatGPT terlampau ketat, tapi dalam kasus seperti ini Anda klaim terlalu longgar," ujarnya.
Menurut Altman, OpenAI terus berupaya memperbaiki ChatGPT untuk melindungi pengguna rentan, seraya memastikan hampir 1 miliar pengguna tetap bisa memanfaatkan platform ini.
Kasus ini menyoroti ketegangan yang terus berlangsung antara dua tokoh penting dunia teknologi, di tengah perdebatan global soal keamanan AI dan tanggung jawab platform digital terhadap penggunanya.*
(bb/ad)