MEDAN - Meta resmi meluncurkan fitur baru bernama Content Protection yang memungkinkan kreator Facebook dan Instagram menjaga keaslian karya mereka dari unggahan ulang tanpa izin.
Fitur ini hadir menyusul keluhan banyak kreator terkait maraknya konten yang diunggah ulang secara tidak sah.
Melalui teknologi pencocokan berbasis Rights Manager Meta, fitur ini secara otomatis mendeteksi ketika video asli kreator diunggah ulang, baik seluruhnya maupun sebagian.
Baca Juga: Realme UI 7.0 Beta Resmi Hadir di Smartphone Mid-Range, Coba Fitur Android 16 Sekarang! Kreator kemudian akan menerima notifikasi lengkap dengan informasi seperti jumlah penayangan dan akun pengunggah, sehingga mereka dapat meninjau dan mengambil tindakan langsung dari aplikasi Facebook.
"Karya asli Anda adalah suara Anda, dan Anda harus memiliki alat untuk melindunginya. Itulah sebabnya kami menciptakan perlindungan konten," tulis Meta dalam pengumumannya, Selasa (18/11/2025).
Fitur ini juga menyediakan opsi "daftar yang diizinkan", di mana kreator dapat menambahkan akun tertentu yang diberi izin untuk menggunakan konten mereka, sehingga unggahan tersebut tidak akan ditandai.
Saat ini, akses otomatis ke Content Protection tersedia bagi kreator yang termasuk dalam program Monetisasi Konten Facebook dengan standar integritas dan orisinalitas yang tinggi.
Ke depannya, fitur ini juga akan tersedia di aplikasi seluler bagi kreator yang memanfaatkan Rights Manager.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Meta untuk memperkuat perlindungan hak cipta kreator di platformnya, sekaligus memberi kontrol lebih besar atas distribusi konten digital di era media sosial.*
(vo/ad)