JAKARTA —
LinkedIn mengumumkan kebijakan baru yang memungkinkan penggunaan
data publik pengguna, seperti profil dan unggahan, untuk melatih model kecerdasan buatan (
AI) generatif milik mereka. Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna, meskipun platform profesional milik
Microsoft itu menegaskan bahwa pesan pribadi tidak akan ikut diproses.Dalam pernyataan resminya,
LinkedIn menyebutkan bahwa
data yang digunakan mencakup informasi dari profil pengguna serta konten publik yang dibagikan di platform.
Baca Juga: Prediksi Line Up Persita vs Persib: Adam Przybek Potensi Debut di Super League 2025-2026 Namun,
data tersebut digunakan dengan dasar "kepentingan sah" dan tidak mencakup komunikasi bersifat privat."Data ini dapat mencakup detail dari profil Anda dan konten publik yang Anda posting di
LinkedIn; namun tidak termasuk pesan pribadi," tulis
LinkedIn dalam laman pusat bantuan resminya.Berbeda dari beberapa platform lain,
LinkedIn memberikan opsi bagi pengguna untuk keluar dari skema pelatihan
AI ini. Pengguna dapat menonaktifkan penggunaan
data mereka melalui menu pengaturan.Langkahnya pun cukup sederhana: