CEO Microsoft: Tanpa Pemikiran Sistematis, AI Tak Akan Banyak Membantu

- Senin, 09 Juni 2025 08:56 WIB

Warning: getimagesize(): SSL operation failed with code 1. OpenSSL Error messages: error:0A000438:SSL routines::tlsv1 alert internal error in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(): Failed to enable crypto in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2025/06/_9019_CEO-Microsoft--Tanpa-Pemikiran-Sistematis--AI-Tak-Akan-Banyak-Membantu.png): Failed to open stream: operation failed in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

AS - CEO Microsoft, Satya Nadella, memberikan pesan penting bagi para mahasiswa dan calon profesional teknologi.

Dalam sebuah wawancara bersama YouTuber teknologi, Sajjad Khade, Nadella menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap dasar-dasar pemikiran komputasional tetap krusial, bahkan di era kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat seperti sekarang.

"Kuasai dasar-dasar software (bila Anda seorang software engineer), saya rasa itu sangat penting.

Bagi saya, memiliki kemampuan untuk berpikir secara komputasional itu sangat penting," tegas Nadella.

Nadella menyampaikan bahwa meskipun AI seperti Copilot dari Microsoft mampu membantu pekerjaan coding secara instan, keberhasilan pemanfaatannya tetap bergantung pada kemampuan manusia dalam memberi instruksi yang jelas dan terstruktur.

Ia memberi contoh dari pengalamannya pribadi dalam memperbaiki bug perangkat lunak menggunakan Copilot.

Menurut Nadella, hal itu dimungkinkan karena dirinya memahami logika dasar kueri SQL, yang memungkinkannya membimbing AI untuk menyelesaikan tugas secara efektif.

"Jalan menuju menjadi arsitek perangkat lunak semakin cepat. Kita semua akan menjadi arsitek perangkat lunak yang lebih baik," ujar Nadella optimis.

Menjawab pertanyaan Sajjad Khade mengenai apa yang harus dilakukan pemula yang ingin terjun ke dunia teknologi di era AI, Nadella menekankan bahwa penguasaan prinsip dasar software engineering masih menjadi fondasi penting.

Meskipun AI mampu menulis kode, mendeteksi bug, hingga mengembangkan sistem secara otomatis, nilai manusia tetap ada pada kemampuan menyusun logika, membangun alur berpikir sistemik, dan memahami konteks permasalahan secara mendalam.*

(kp/j006)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait