bitvonline.com-Di tengah tren makanan sehat yang semakin berkembang, amaranth, sejenis biji-bijian mungil dari tanaman bayam, kembali mencuri perhatian para ahli gizi dan penggemar pola makan alami.
Bukan tanpa alasan, biji ini mengandung ragam nutrisi penting dan telah dijuluki sebagai salah satu superfood masa depan.
Amaranth merupakan pseudocereal—biji yang digunakan seperti serealia meski secara botani bukan keluarga gandum—yang telah dibudidayakan lebih dari 8.000 tahun oleh peradaban kuno seperti Inca, Maya, dan Aztec.
Kini, biji ini kembali populer karena manfaatnya yang luar biasa, terutama dalam menjaga kekuatan tulang, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung fungsi otak.
"Kandungan kalsium dan zat besi dalam amaranth cukup signifikan untuk membantu memperkuat tulang dan mengurangi risiko perubahan sel yang tidak sehat," ujar Dr. Julieta M. Lopez-Martinez.
Satu cangkir (246 gram) amaranth matang mengandung:
Kalori: 251
Protein: 9,3 gram
Karbohidrat: 46 gram
Lemak: 5,2 gram
Mangan: 105% dari RDI
Magnesium: 40% dari RDI