KISARAN - Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Asahan yang digelar di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah kebijakan dan program kerja partai untuk lima tahun ke depan.
Musda XI itu dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung, perwakilan DPD Partai Golkar Sumatera Utara, anggota DPR RI Fraksi Golkar, anggota DPRD Kabupaten Asahan dari Fraksi Golkar, pengurus partai, perwakilan partai politik, serta sejumlah tamu undangan.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Asahan, H Efi Irwansyah Pane, mengatakan partainya memiliki kekuatan kader yang perlu terus diperkuat untuk membesarkan organisasi dan meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Asahan.
Baca Juga: Gaspol Jelang Musda, Alfan Sihombing Ditunjuk Jadi Plt Ketua Golkar Toba, Targetkan Sapu Bersih 16 Kecamatan Ia mengajak seluruh kader menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan politik mendatang.
"Saya tidak sendiri dalam perjuangan ini. Mari kita terus berjuang bersama untuk membesarkan Partai Golkar di Asahan. Kita bangun kembali kekuatan partai untuk lima tahun ke depan dengan semangat kebersamaan dan soliditas seluruh kader," ujar Efi.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara yang diwakili Wakil Ketua Bidang Organisasi, Rolel Harahap, menyampaikan apresiasi atas capaian Golkar Kabupaten Asahan yang disebut berhasil merebut kembali kemenangan partai di daerah tersebut.
Ia berharap capaian itu dapat dipertahankan dan ditingkatkan, termasuk melalui upaya menambah perolehan kursi di DPRD Kabupaten Asahan.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung juga menilai kondisi organisasi Golkar di Kabupaten Asahan cukup kondusif. Menurut dia, partai tersebut turut memberikan kontribusi suara pada Pemilu 2024 dan meningkatkan perolehan kursi di DPR RI, DPRD Provinsi Sumatera Utara, serta DPRD Kabupaten Asahan.
Ahmad Doli mengapresiasi kerja pengurus dan kader yang dinilai berperan dalam pencapaian tersebut. Ia mengingatkan bahwa mempertahankan kemenangan membutuhkan kerja organisasi yang lebih terarah dan terukur.
"Mempertahankan kemenangan lebih sulit daripada merebutnya. Karena itu, melalui Musda ini, kita harus merumuskan program kerja secara terarah dan terukur untuk lima tahun ke depan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Partai Golkar merupakan organisasi yang harus bekerja untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, penguatan partai membutuhkan kerja sama, gotong royong, serta komitmen seluruh kader.
"Partai ini harus memberikan manfaat bagi rakyat, bangsa, dan negara, khususnya masyarakat Kabupaten Asahan," tegasnya.