JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) belum memberikan arahan baru kepada relawan Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) terkait dukungan terhadap Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode. Bara JP menyatakan masih menjalankan arahan sebelumnya meski Jokowi kini menyebut pemilu masih jauh.
Ketua Umum Bara JP Willem Frans Ansanay mengatakan, organisasinya tetap berpegang pada arahan Jokowi yang disampaikan pada 2025, yakni mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua periode.
"Ya kami Bara JP karena perintahnya dua periode, ya kami menjalankan. Belum ada perintah baru," kata Willem, Jumat (9/10/2026).
Baca Juga: Jokowi Gabung PSI, Akankah Bobby Nasution Tinggalkan Gerindra? Willem menduga pernyataan terbaru Jokowi yang menyebut pemilu masih jauh berkaitan dengan sejumlah pertimbangan, termasuk kondisi masyarakat. Namun, dia menegaskan hanya Jokowi yang mengetahui maksud sebenarnya dari pernyataan tersebut.
"Jadi kalau saya Bara JP ya saya menduga, kan boleh dong. Menduga mungkin banyak aspek yang Pak Jokowi pertimbangkan ya. Tapi yang sebenarnya tahu pernyataan Pak Jokowi kan hanya Pak Jokowi sendiri," ujarnya.
Willem mengatakan Bara JP akan mengikuti arahan apabila Jokowi nantinya menyampaikan sikap baru mengenai dukungan politik untuk Pemilu 2029.
Menurutnya, organisasi relawan tersebut belum menerima instruksi yang mengubah keputusan sebelumnya.
"Nah, kami masih menunggu saja, kalau perintahnya Pak Jokowi pemilunya 2029 seperti apa, ya kami ikuti saja apa yang disampaikan oleh Pak Jokowi," kata Willem.
Dia juga menduga jawaban Jokowi mengenai pemilu yang masih jauh bisa berkaitan dengan pertanyaan wartawan. Menurut Willem, Pemilu 2029 memang masih beberapa tahun lagi sehingga belum tentu pernyataan tersebut berarti perubahan sikap politik.
Sebelumnya, Jokowi menyebut Pemilu 2029 masih jauh ketika ditanya mengenai dukungannya terhadap Prabowo-Gibran untuk dua periode.
"Pemilu masih jauh," kata Jokowi, Jumat (9/10/2026).
Saat kembali ditanya, Jokowi menyatakan seluruh pihak masih perlu bekerja untuk rakyat, baik dalam pemerintahan maupun kegiatan politik.