JAKARTA – Akademisi dan pengamat politik Rocky Gerung melontarkan pernyataan kontroversial mengenai Istana setelah dirinya dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada awal Oktober 2026.
Rocky mengaku ingin berada di lingkungan Istana untuk memberantas pihak-pihak yang diduga melakukan korupsi.
Pernyataan tersebut disampaikan Rocky dalam siniar atau podcast YouTube Akbar Faizal Uncensored pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar di Mahasabha XIII PHDI: Jika Cinta Sudah Berbicara, Semuanya Akan Mudah "Istana itu sarang korupsi, makanya saya masuk kesitu buat memberantas maling ² yg sembunyi di'bawah meja istana" begitu kata Rocky Gerung.
Pernyataan itu muncul di tengah sorotan publik terhadap penunjukan Rocky sebagai anggota Wantimpres oleh Presiden Prabowo Subianto.
Rocky sebelumnya juga menanggapi kritik atas masuknya dirinya ke lembaga yang bertugas memberikan pertimbangan kepada presiden tersebut.
Rocky Gerung Dukung Program MBG dan Kopdes Merah Putih
Selain menyinggung persoalan korupsi, Rocky menyatakan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Menurut dia, kedua program tersebut merupakan janji kampanye yang harus dijalankan oleh pemerintah.
"MBG dan koperasi itu kan janji kampanye. Bagaimana dibatalkan?" kata Rocky saat menghadiri serah terima Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Ia menilai pembatalan kedua program tersebut akan membuat pemerintah tidak menjalankan salah satu agenda yang telah dijanjikan kepada masyarakat selama masa kampanye.
"Itu janji presiden mesti dia kerjakan, konsekuensinya yang dihitung itu," imbuhnya.