SOLO - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung menjelang Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan terkait polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Jokowi menegaskan dirinya dan Prabowo tidak membahas putusan MK dalam pertemuan tersebut. Keduanya justru banyak berbincang mengenai sepak bola, ekonomi, dan politik.
"Membahas kemenangan bola. Cerita banyak mengenai bola, kan senang kita menang. Berbicara mengenai bola, juga mengenai ekonomi dan politik," ujar Jokowi di Solo, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga: Luruskan Bunyi Putusan MK Soal Ijazah Gibran: Istana Tegaskan 'Belum Ditemukan' Beda Sama 'Tidak Ada' Pertemuan Jokowi dan Prabowo menjadi sorotan karena waktunya berdekatan dengan pembacaan putusan MK mengenai gugatan syarat pendidikan Gibran.
Namun, Jokowi memastikan persoalan tersebut tidak menjadi topik pembahasan dalam pertemuannya dengan Prabowo. Dia menyebut urusan MK berada dalam ranah yudikatif.
"Ini kan wilayah eksekutif. Nggak ada bicara soal itu (MK)," kata Jokowi.
Jokowi juga ditanya apakah dirinya dan Prabowo membicarakan Pemilu 2029 dalam pertemuan tersebut. Dia menilai pembahasan mengenai kontestasi politik lima tahun mendatang masih terlalu jauh.
Menurut Jokowi, saat ini seluruh pihak sebaiknya fokus bekerja, baik dalam pemerintahan maupun politik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Masih jauh 2029, semua kerja dulu, entah kerja di politik, kerja di pemerintahan. Kerja untuk rakyat lah pokoknya," ujar Jokowi.* (in/dh)