JAKARTA - Pernyataan lama Immanuel Ebenezer alias Noel yang pernah mengingatkan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan setelah Purbaya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan. Pernyataan tersebut disampaikan Noel setelah menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 9 Februari 2026.
Video pernyataan Noel itu kembali beredar di media sosial setelah diunggah ulang akun TikTok @lensanegeri pada Senin (14/9/2026). Dalam video tersebut, Noel yang saat itu terlihat mengenakan borgol mengaku memiliki informasi mengenai Purbaya.
"Saya mau mengingatkan kepada Bapak Purbaya, artinya semakin terbukti bahwa informasi A1 saya tinggal sejengkal lagi Pak Purbaya," kata Noel dalam video tersebut, dikutip Selasa (15/9/2026).
Baca Juga: IHSG Diproyeksi Rebound Hari Ini! Investor Langsung Cermati Gebrakan Menkeu Baru Suahasil di Tengah Tekanan Global Noel kemudian mengaitkan informasi yang diklaim dimilikinya dengan kemungkinan Purbaya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Apalagi kemarin, KPK bilang saya angkat topi ke Pak Purbaya, lama-lama Pak Purbaya akan angkat koper dari rumahnya untuk ke KPK dan itu pesannya," ujarnya.
Dalam pernyataan yang sama, Noel juga pernah meminta Purbaya berhati-hati dalam menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan. Dia menilai sejumlah kebijakan Purbaya berpotensi mengganggu kepentingan kelompok elite tertentu.
"Makanya saya mau bilang hati-hati Pak Purbaya karena beliau memiliki kebijakan yang luar biasa bagus tetapi banyak elit akan terganggu," kata Noel.
Noel juga menyinggung keberadaan pihak yang menurutnya menjalankan kepentingan tertentu di tengah kebijakan pemerintah. Dia menyebut adanya dugaan permainan perkara yang berkaitan dengan kepentingan bisnis.
"Karena, banyak sekali pemain-pemain liar di republik ini dengan kebijakan Pak Purbaya. Mereka sangat terganggu dan ingat hukum di republik ini bisa dibeli," tuturnya.
Pernyataan tersebut kembali ramai setelah Purbaya resmi tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026). Presiden Prabowo Subianto menunjuk Suahasil Nazara sebagai pengganti Purbaya.
Pergantian tersebut menjadi perhatian karena Purbaya disebut masih menjalankan agenda sebagai Menteri Keuangan pada Senin pagi. Dia kemudian mengetahui kabar mengenai pencopotan setelah menerima telepon dari Presiden Prabowo saat mengikuti rapat bersama Komite IV DPD RI di Jakarta.
Momen tersebut juga beredar di media sosial dan memperlihatkan Purbaya menerima panggilan telepon sebelum meninggalkan agenda rapat.