MEDAN - Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara (Sumut) Sugiat Santoso meminta seluruh kader Gerindra yang berada di lembaga eksekutif maupun legislatif ikut menjadi juru bicara Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan saat membuka bimbingan teknis (bimtek) bagi kader Gerindra yang bertugas di DPR RI, DPRD Provinsi hingga DPRD kabupaten/kota.
Sugiat mengatakan kader Gerindra memiliki posisi strategis untuk menyampaikan berbagai program dan kebijakan pemerintahan Prabowo kepada masyarakat. Penyampaian informasi dinilai penting untuk mencegah munculnya informasi yang keliru terkait program pemerintah.
"Jadi kita harus menjadi juru bicara Presiden Prabowo. Maksudnya, setiap kader harus mampu menyampaikan program-program Presiden Prabowo kepada masyarakat, baik ketika bertemu langsung maupun melalui media sosial," ujar Sugiat, Senin (7/9/2026).
Baca Juga: Gebrak Meja di Hambalang! Prabowo Panggil Rosan & Bahlil, 290 BUMN Resmi Ditutup Demi Hemat Rp 50 Triliun Menurutnya, informasi mengenai kebijakan pemerintah masih kerap diwarnai misinformasi. Karena itu, kader Gerindra diminta tidak hanya menjalankan tugas sesuai jabatan masing-masing, tetapi juga aktif memberikan penjelasan kepada masyarakat.
"Jangan sampai masyarakat mendapatkan informasi yang keliru tentang apa yang sedang dilakukan pemerintah. Kader Gerindra harus hadir memberikan penjelasan dan menyampaikan informasi yang benar," katanya.
Sugiat juga mengajak seluruh kader memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pemerintahan Prabowo. Menurutnya, kader yang berada di lembaga legislatif maupun eksekutif memiliki tanggung jawab untuk membantu menyampaikan serta mengawal pelaksanaan program pemerintah.
"Kita harus bergotong royong membantu pemerintahan Presiden Prabowo. Jangan biarkan Presiden Prabowo sendirian menghadapi kelompok-kelompok yang tidak senang dengan pemerintahan," tegasnya.
Ia menilai kader Gerindra juga harus berperan sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Selain menyampaikan program dan kebijakan pemerintah, kader diminta memahami persoalan yang muncul di tengah masyarakat untuk kemudian menjadi bahan masukan bagi pemerintah.
Bimtek tersebut menjadi salah satu momentum bagi kader Gerindra Sumut untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas dan fungsi mereka, baik sebagai wakil rakyat maupun pejabat yang berada di lingkungan pemerintahan.
Sugiat yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI berharap kader Gerindra yang duduk di DPR RI, DPRD Provinsi Sumut maupun DPRD kabupaten/kota dapat menjalankan peran politik secara baik sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan keterlibatan aktif kader, Sugiat berharap berbagai program pemerintahan Prabowo dapat tersampaikan secara lebih luas kepada masyarakat dan tidak terdistorsi oleh informasi yang keliru.
"Intinya, kader Gerindra harus hadir di tengah masyarakat, menjelaskan program pemerintah, dan ikut bergotong royong memastikan pemerintahan Presiden Prabowo berjalan dengan baik," jelasnya.* (ds/dh)