JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari merespons kritik Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso terkait kinerja lembaga yang dipimpinnya.
Qodari mengatakan kritik tersebut akan menjadi masukan sekaligus penyemangat bagi jajaran Bakom untuk meningkatkan kinerja.
"Kami berterima kasih atas perhatian dan masukan dari DPR RI. Khusus nya dari Pak Sugiat Santoso. Insyaallah akan menjadi penyemangat untuk seluruh tim Bakom bekerja lebih kreatif dan maksimal," kata Qodari saat dihubungi, Senin (31/8/2026).
Baca Juga: Pendataan Perlinsos Medan Baru 37 Persen, Rico Waas Harap Masa Pendataan Diperpanjang Qodari juga sependapat dengan Sugiat mengenai sejumlah program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat.
Menurut dia, sejumlah indikator fundamental ekonomi Indonesia juga menunjukkan kondisi yang baik.
"Benar bahwa keberpihakan Presiden Prabowo pada rakyat sangat kuat, program kerja pemerintah juga sudah banyak yang berjalan, indikator-indikator fundamental ekonomi Indonesia juga baik," tuturnya.
Qodari mengatakan salah satu pekerjaan rumah Bakom adalah memperkuat komunikasi pemerintah kepada masyarakat.
Menurut dia, capaian pemerintah perlu disampaikan secara lebih aktif dan terstruktur agar masyarakat mengetahui berbagai program yang telah berjalan.
"Yang menjadi PR adalah komunikasi yang lebih proaktif dan sistematis," imbuh dia.
Pernyataan Qodari tersebut disampaikan setelah Sugiat Santoso mengkritik kinerja Bakom dalam rapat kerja bersama Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Sugiat meminta kinerja Bakom dapat dievaluasi menggunakan ukuran yang objektif.
Salah satu indikator yang menurut dia dapat digunakan adalah tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.