JAKARTA – Partai Gerindra menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah mencatat sejumlah capaian positif selama 21 bulan terakhir. Penilaian tersebut disampaikan Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso setelah mencermati pidato Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI.
Sugiat yang juga Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI mengatakan paparan Prabowo menggambarkan enam garis besar kinerja pemerintah yang dinilai menjadi fondasi pembangunan nasional.
"Secara keseluruhan, paparan Presiden menunjukkan enam garis besar kinerja pemerintahan," kata Sugiat kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).
Baca Juga: Prabowo Singgung Amnesti dan Pengadilan Ad Hoc untuk BUMN, Mensesneg: Baru Sebatas Gagasan Menurut Sugiat, capaian pertama terlihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap berada di atas 5 persen. Pertumbuhan tersebut, kata dia, turut ditopang peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja.
Capaian kedua yang disorot adalah penguatan kemandirian nasional melalui program swasembada pangan dan implementasi B50. Kebijakan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.
Selanjutnya, Sugiat menyoroti pembenahan badan usaha milik negara (BUMN) serta pengelolaan kekayaan negara. Menurutnya, langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai ekonomi perusahaan negara sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap penerimaan negara.
Capaian keempat berkaitan dengan percepatan program hilirisasi. Sugiat menilai hilirisasi penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas Indonesia sekaligus membuka lebih banyak kesempatan kerja.
"Kelima, penguatan ekonomi rakyat dan desa dilakukan melalui pengembangan koperasi, kampung nelayan, serta pembangunan infrastruktur dasar," ujarnya.
Menurut Sugiat, pemerintah juga terus memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa melalui berbagai program yang menyasar sektor produktif dan kebutuhan dasar.
Capaian keenam yang disebut Sugiat adalah pembangunan manusia. Pemerintah dinilai memperluas sejumlah program sosial dan pelayanan publik, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), revitalisasi pendidikan, layanan kesehatan gratis, bantuan sosial berbasis digital hingga penyediaan perumahan.
Berbagai program tersebut, kata Sugiat, menunjukkan pemerintah tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor sosial.
Ia menilai pidato Prabowo dalam sidang tahunan memberikan gambaran mengenai berbagai kebijakan yang telah dijalankan selama 21 bulan pemerintahan.