MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengungkap alasan mencopot Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Marulita Hutagalung dari jabatannya. Bobby menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi kinerja secara akumulatif.
Poppy dicopot dari posisi Kepala Biro Perekonomian pada Jumat (7/8/2026). Bobby menjelaskan evaluasi dilakukan terhadap pelaksanaan berbagai program yang menjadi tanggung jawab pejabat tersebut.
"Ya penilaian akumulatif, penilaian akumulatif setiap program ada penilaian, kita yang melaksanakan (penilaian) itu," ujar Bobby saat ditemui di DPRD Sumut, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Gubernur Sumut Lantik Pj Sekdaprov Baru, Tekankan Sinergi Antar-Lembaga Bobby tidak menjelaskan secara rinci indikator penilaian yang menjadi dasar pencopotan Poppy. Namun, dia tidak membantah bahwa teguran dalam rapat pengendalian inflasi menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi keputusan tersebut.
"Salah satunya gara-gara itu ya," kata Bobby.
Sebelumnya, Bobby mengunggah video rapat pengendalian inflasi yang digelar pada Rabu (5/8/2026). Rapat tersebut dihadiri Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, Bulog, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam rapat itu, Bobby menyoroti kinerja Poppy yang dianggap belum mampu menyelesaikan sejumlah persoalan perekonomian di Sumatera Utara. Bobby mengatakan telah berulang kali menyampaikan persoalan tersebut kepada Poppy.
"Sebenarnya pak, kenapa saya minta bapak-bapak datang ke sini, ini saya sebenarnya jujur udah capek pak ngasih tahu mereka yang di depan bapak ini," ujar Bobby dalam video yang diunggah di akun Instagram miliknya.
Bobby kemudian menyinggung posisi Poppy sebagai pejabat yang membidangi perekonomian di lingkungan Pemprov Sumut. Ia bahkan meminta agar kinerja pejabat tersebut diawasi.
"Ibu kan bagian perekonomian, kan saya saya sudah bilang, saya capek lho bu ngomong sama ibu ini, kalau ibu enggak mau ngasih tahu clue-clue ya saya perintahkan orang lain untuk mencopot ibu aja," kata Bobby.
Dalam rapat itu, Bobby juga meminta Badan Kepegawaian dan Aset Daerah (BKAD) mengevaluasi anggaran kerja bagian yang dipimpin Poppy. Ia mengusulkan agar anggaran yang dinilai tidak jelas dapat dialihkan untuk subsidi transportasi.
"Saya sampaikan di sini ada BKAD, kalau anggaran-anggaran mereka enggak jelas udah potong aja pak, uang-uang mereka ini nanti masukkan ke subsidi transportasi," ujarnya.