BATANG - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh bangsa Indonesia untuk siap secara mental menghadapi kemungkinan meluasnya perang di kawasan Timur Tengah. Ia menyebut konflik tersebut berpotensi berlangsung lama dan semakin memburuk ke depannya.
"Perang di Timur Tengah, kita harus siap mental bahwa akan panjang, akan meluas, akan tambah buruk," ujar Prabowo dalam acara Akad Rumah Subsidi di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
Di tengah situasi geopolitik yang menegangkan tersebut, Prabowo mengaku bersyukur karena Indonesia memiliki potensi sumber daya yang sangat besar untuk menghadapi krisis. Ia menilai bangsa Indonesia masih memiliki banyak jalan keluar asalkan mampu mengelola potensi yang ada secara maksimal.
Baca Juga: Prabowo Minta BI dan Bank Himbara Kompak: "Kita Harus Jadi Satu Tim" "Sumber daya kita sangat besar, tinggal bagaimana kita kelola dengan baik," katanya.Lebih lanjut, mantan Menteri Pertahanan itu menegaskan bahwa perang yang tengah berlangsung saat ini bukan sekadar konflik biasa, melainkan ancaman nyata yang membahayakan banyak negara di dunia.
"Krisis dunia bukan krisis yang ringan, krisis dunia nyata, perang itu sangat berbahaya dan dahsyat, untuk itu kita harus kompak," tegasnya.
Prabowo berharap pemerintah dapat bergerak lebih cepat, efektif, dan efisien dalam menambal berbagai kebocoran anggaran di tengah tekanan krisis global yang tengah melanda dunia saat ini.
"Kita akan bekerja dengan sangat cepat untuk segera bisa memberi hasil nyata kepada rakyat, menggerakkan ekonomi kita," pungkasnya.* (k/dh)