JAKARTA – Hasil survei nasional Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia) menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto masih berada di atas 50 persen.
Namun, optimisme publik terhadap arah pemerintahan Prabowo-Gibran mengalami penurunan dibanding hasil survei sebelumnya.
Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia, Chamad Hojin, mengatakan tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo saat ini berada di angka 64,8 persen.
Baca Juga: KNPI Minta Dilibatkan Awasi Program MBG, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Siap Jadikan Masukan sebagai Evaluasi Angka tersebut menurun dibanding survei pada Agustus 2025 yang mencapai 67,7 persen.
"Tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo tercatat sebesar 64,8 persen, turun dibanding Agustus 2025 yang mencapai 67,7 persen," ungkap Chamad Hojin di Hotel AONE, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).
Meski tingkat kepuasan masih didominasi penilaian positif, survei menunjukkan penurunan yang lebih tajam pada tingkat keyakinan masyarakat bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
Dalam survei tersebut, tingkat optimisme masyarakat turun dari 80,4 persen menjadi 53,2 persen.
Sebaliknya, jumlah responden yang mengaku tidak yakin terhadap masa depan pemerintahan Prabowo-Gibran meningkat dari 15,8 persen menjadi 43,1 persen.
Selain itu, sebanyak 51,7 persen responden menilai Indonesia saat ini berjalan ke arah yang benar.
"34 persen menyatakan menuju ke arah yang salah," kata Chamad.
Menurut Chamad, hasil survei tersebut menunjukkan pemerintah belum menghadapi krisis legitimasi karena tingkat kepuasan terhadap Presiden masih berada pada posisi mayoritas.
Namun demikian, ia menilai mulai muncul penurunan keyakinan masyarakat terhadap perbaikan kondisi di masa mendatang.