JAKARTA - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari menegaskan bahwa pihaknya menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto di tengah munculnya aksi demonstrasi yang memprotes kebijakan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Agustina saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). Ia mengatakan bahwa Badan Gizi Nasional dibentuk untuk menjalankan mandat pemerintah dalam memperbaiki sistem pemenuhan gizi masyarakat.
"Pokoknya kami menjalankan perintah Pak Presiden. Kami diangkat untuk menjalankan perintah itu," kata Agustina.
Baca Juga: Mahasiswa Beri Batas Waktu 5 Hari ke Pemerintah Usai Dialog dengan Wapres Gibran Ia menambahkan, penyampaian aspirasi melalui demonstrasi merupakan hak masyarakat yang tetap dihormati oleh pihaknya. Namun, BGN tetap berfokus menjalankan program sesuai tugas yang telah diberikan.
Menurutnya, program MBG sejak awal dirancang untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia dini.
Agustina menyebut pihaknya juga tengah melakukan penyesuaian terhadap data penerima manfaat agar program dapat lebih tepat sasaran. Ia menegaskan keterbatasan fiskal negara menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan prioritas penerima program.
"Harus ada prioritas karena kemampuan anggaran juga terbatas," ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah kelompok yang menamakan diri MBG Watch menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor BGN, Jakarta, dengan memasang garis pembatas di area kantor sebagai bentuk protes.
Kelompok mahasiswa dari beberapa kampus di Jakarta juga sebelumnya menggelar aksi serupa dengan membawa sejumlah tuntutan, termasuk evaluasi program MBG serta kebijakan ekonomi lainnya.*
(d/dh)