JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik S Deyang bersama dua wakilnya sebagai pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin, 8 Juni 2026. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari restrukturisasi kepemimpinan lembaga yang menangani program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pelantikan tidak dilakukan segera setelah penunjukan karena pemerintah memberi waktu bagi pimpinan baru untuk melakukan konsolidasi awal di tubuh BGN.
"Berkenaan dengan masalah pelantikan, kami agendakan di minggu depan (Senin)," kata Prasetyo di Kompleks Istana Negara, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Survei Poltracking: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Capai 72,2 Persen Prasetyo menjelaskan, pada masa awal penugasan, Nanik S Deyang bersama dua wakilnya, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono, diminta fokus melakukan pembenahan internal BGN.
Menurutnya, secara administratif, ketiganya sudah sah menjabat setelah ditetapkan melalui Keputusan Presiden, meski pelantikan resmi belum dilakukan.
"Secara hukum administratif, beliau bertiga sudah sah menjadi pimpinan BGN sejak Keppres ditetapkan," ujarnya.
Ia menambahkan, penunjukan Nanik sebagai kepala BGN didasarkan pada pengalaman sebelumnya sebagai Wakil Kepala BGN yang dinilai telah memahami operasional lembaga tersebut.
"Beliau sudah beberapa bulan mengemban amanah sebagai wakil kepala, sehingga sudah cukup memahami seluruh proses di BGN," kata Prasetyo.
Pemerintah berharap kepemimpinan baru ini dapat mempercepat perbaikan tata kelola dan efektivitas program MBG, termasuk penguatan efisiensi anggaran dan penataan sasaran penerima manfaat.*
(in/dh)