JAKARTA – Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyatakan rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk berkeliling Indonesia mulai Juni 2026 bertujuan mendengar sekaligus menyapa masyarakat secara langsung.
Menurut Budi Arie, Jokowi selama ini dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat dan selalu berupaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Karakter kepemimpinan tersebut, kata dia, menjadi salah satu alasan Jokowi tetap aktif memenuhi berbagai undangan dari daerah meski telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai presiden.
Baca Juga: Jokowi Keliling Indonesia Mulai Juni 2026, Pengamat: Ahli Pencitraan "Beliau ini pemimpin rakyat, pemimpin yang ingin mendengar dan menyapa rakyat," kata Budi Arie, Minggu, 31 Mei 2026.
Budi Arie mengatakan semangat mendengar aspirasi masyarakat juga terus disampaikan kepada jaringan relawan Projo di berbagai daerah.
Menurut dia, pendekatan yang dilakukan Jokowi selama ini selalu menempatkan masyarakat sebagai pusat perhatian dalam setiap langkah politik maupun sosialnya.
"Pak Jokowi ini pemimpin yang mendengar rakyat. Semua disampaikan kepada seluruh gugus relawan Pak Jokowi," ujarnya.
Budi Arie mengungkapkan bahwa Jokowi berencana mengunjungi sejumlah wilayah di Indonesia dalam rangka memenuhi berbagai undangan yang diterimanya dari masyarakat maupun kelompok relawan.
Salah satu daerah yang disebut masuk dalam agenda kunjungan adalah Cirebon.
Namun, ia menegaskan bahwa jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan menyesuaikan dengan agenda serta undangan yang masuk.
"Ada rencananya mau ke Cirebon. Masih dalam rencana," kata Budi Arie.
Menurut dia, kehadiran Jokowi di berbagai daerah bukan bagian dari agenda politik tertentu, melainkan untuk memenuhi undangan masyarakat yang ingin bertemu secara langsung.