JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dalam waktu dekat. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis di berbagai sektor strategis.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan, rencana kunjungan tersebut tengah dipersiapkan menyusul intensitas komunikasi antara kedua negara yang semakin meningkat.
"Juga rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis yang akan dilakukan dalam waktu dekat," kata Sugiono dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen di April 2026, Fokus Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Tekanan Global Sebelumnya, Prabowo telah lebih dulu mengunjungi Paris pada 14 April 2026 dan melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan hubungan bilateral serta peningkatan kerja sama di berbagai bidang.
Salah satu fokus utama kerja sama adalah sektor industri pertahanan. Indonesia diketahui menjalin kerja sama pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) dari Prancis.
Namun, kerja sama tersebut tidak hanya sebatas pembelian. Pemerintah Indonesia juga mendorong adanya transfer teknologi guna meningkatkan penguasaan teknologi dalam negeri.
"Sehingga terjadi kerja sama beyond procurement, tidak hanya membeli, tetapi juga transfer teknologi dan penguasaan teknologi," ujar Sugiono.
Selain pertahanan, kedua negara juga menjajaki penguatan kerja sama di sektor pendidikan, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Langkah ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia.
Tak hanya itu, kerja sama juga mencakup sektor energi, pemanfaatan mineral kritis, ekonomi kreatif, infrastruktur, hingga transportasi.
Sugiono menilai, hubungan personal antara Prabowo dan Macron menjadi modal penting dalam memperkuat kemitraan kedua negara. Prancis sendiri merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan Eropa.
Sebagai catatan, Prabowo telah beberapa kali mengunjungi Prancis sejak menjabat sebagai Presiden RI, termasuk menghadiri Bastille Day pada Juli 2025 dan kunjungan pada Januari 2026.
Pemerintah berharap kunjungan lanjutan ini dapat mendorong kemitraan yang lebih luas dan strategis antara kedua negara di tengah dinamika geopolitik global.*