MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada PSMS Medan dan para suporter terkait polemik yang sempat terjadi dalam dinamika politik Pilgub Sumut 2024.
PSMS sempat terseret dalam suasana debat yang memicu kontroversi di ruang publik.
Permohonan maaf itu disampaikan Bobby dalam acara perayaan Hari Ulang Tahun ke-76 PSMS Medan yang digelar di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Selasa malam, 21 April 2026.
Baca Juga: Emas Turun Lagi! Harga Antam Anjlok Rp50.000, Saatnya Beli? Acara tersebut dihadiri manajemen klub, pemain, serta ratusan suporter.
Dalam sambutannya, Bobby mengakui bahwa euforia politik saat itu membuat nama PSMS ikut terbawa ke dalam kontestasi politik yang seharusnya tidak melibatkan klub sepak bola tersebut.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf karena setahun yang lalu, karena euforia politik PSMS sampai dibawa-bawa ke ranah politik. Dan yang kita sampaikan, kita akui membawa PSMS dalam debat itu salah satunya dari tim sukses kami," ujar Bobby.
Ia menegaskan, meski pihak terkait sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf, dirinya merasa perlu menyampaikan langsung sebagai kepala daerah sekaligus penanggung jawab politik.
"Kalau secara pribadi belum afdol kalau belum menyampaikan permohonan maaf," kata Bobby.
Sebelum menutup sambutan, Bobby kembali menegaskan permintaan maafnya kepada PSMS Medan, baik secara pribadi maupun sebagai Gubernur Sumut.
"Jadi sebelum mengucapkan selamat ulang tahun, izinkan saya atas nama gubernur, secara pribadi, dan seluruh tim menyampaikan permohonan maaf kepada PSMS.
Mudah-mudahan kami dari unsur pemerintahan bisa terus mendukung PSMS," ucapnya.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh para suporter yang hadir dan menjadi salah satu momen hangat dalam perayaan HUT ke-76 PSMS Medan.