JAKARTA — Polemik yang menyeret nama dua tokoh nasional kembali menghangat.
Ahmad Ali memastikan bahwa Joko Widodo tidak memiliki kaitan apa pun dengan pelaporan terhadap Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya.
Pelaporan tersebut sebelumnya dilakukan oleh organisasi kepemudaan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) atas dugaan penistaan agama dalam ceramah Jusuf Kalla di Universitas Gadjah Mada.
Baca Juga: JK Tegaskan Tak Serang Jokowi: Saya Hanya Beri Nasihat, Sudah Dua Tahun Publik Terbelah Gara-Gara Isu Ijazah "Saya bisa pastikan 1.000 persen Pak Jokowi tidak terlibat. PSI juga tidak menjadi bagian dari urusan ini," kata Ahmad Ali, Sabtu, 18 April 2026.
Ia menegaskan, langkah hukum tersebut merupakan tindakan pribadi pelapor dan tidak mencerminkan sikap organisasi partai.
Meski Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, diketahui merupakan kader PSI, Ahmad Ali menilai hal itu tidak serta-merta menjadikan laporan tersebut sebagai keputusan partai.
Ahmad Ali juga mengingatkan agar publik tidak terjebak pada spekulasi yang mengaitkan Jokowi dengan pelaporan tersebut.
Ia bahkan menyarankan agar pihak-pihak yang menuding Jokowi berada di balik laporan itu untuk melakukan klarifikasi diri.
"Kalau itu, sebaiknya bertabayyun," ujarnya.
Di sisi lain, Ahmad Ali turut menanggapi pernyataan Jusuf Kalla yang menyebut perannya sebagai faktor utama kemenangan Jokowi pada Pemilihan Presiden 2014.
Ia menilai klaim tersebut terlalu menyederhanakan realitas politik yang kompleks.
"Kerja itu kolektif. Tidak bisa diklaim oleh satu pihak saja," kata dia.