MEDAN – Mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap menilai isu terkait Partai NasDem yang disebut bakal merger dengan pihak lain sebagai narasi yang tidak berdasar. Ia menegaskan, keberadaan Partai NasDem di parlemen menjadi bukti nyata partai tersebut masih kuat dan diterima masyarakat.
Hal itu disampaikan Rahudman menanggapi pemberitaan yang menyebut adanya kemungkinan merger Partai NasDem usai pertemuan antara Ketua Umum Surya Paloh dan Presiden Prabowo Subianto.
"Kalau kita lihat fakta yang ada, narasi itu sulit diterima logika. Ini bukan karya jurnalistik yang utuh, tapi opini yang menggiring persepsi publik," kata Rahudman kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026).
Baca Juga: Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Ketua DPRD: Ingin Bicara dari Hati ke Hati Rahudman menilai, aksi kader Partai NasDem yang mendatangi kantor Tempo merupakan bentuk kekecewaan terhadap pemberitaan yang dianggap merugikan nama partai.
Ia juga membandingkan dengan sejumlah partai lain yang tidak lolos ke parlemen, namun tidak pernah terdengar wacana untuk merger. Menurutnya, hal itu justru menunjukkan bahwa isu merger terhadap NasDem semakin tidak relevan.
"Partai yang tidak lolos ke Senayan saja tidak ada wacana bergabung, apalagi NasDem yang sejak awal berdiri konsisten bertahan di DPR," ujarnya.
Rahudman menegaskan, posisi Partai NasDem yang tetap eksis di Senayan menjadi indikator kuat bahwa partai tersebut memiliki basis dukungan yang solid di masyarakat. Bahkan, menurutnya, optimisme partai menghadapi Pemilu 2029 juga terlihat dari wacana kenaikan ambang batas parlemen.
Selain itu, ia menyoroti rekam jejak Surya Paloh sebagai tokoh nasional yang memiliki pengalaman panjang di dunia media dan bisnis, sebelum terjun ke politik.
"Dengan sejarah dan pengalaman panjang itu, sangat tidak masuk akal jika disebut partai ini akan dilebur hanya karena isu tertentu," tegasnya.
Rahudman juga menilai, kontribusi kader Partai NasDem dalam pemerintahan maupun legislatif menjadi bukti bahwa partai tersebut memiliki peran nyata dalam pembangunan nasional.
"NasDem lahir dari semangat reformasi dan sudah teruji. Ini bukti bahwa partai diterima rakyat dan terus berkontribusi bagi bangsa," pungkasnya.*
(dh)