LANGKAT – Momen Lebaran tahun ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi oleh zuriat Sultan Langkat. Mereka mengunjungi Sekretariat DPC Partai Hanura Kabupaten Langkat di Stabat, dan disambut hangat oleh Ketua Muhammad Rasid Pane beserta jajaran pengurus partai.
Kunjungan zuriat Sultan Machmud tidak sekadar silaturahmi, tetapi juga membawa misi penting, yakni berdiskusi mengenai kondisi Kabupaten Langkat saat ini.
Pertemuan membahas berbagai persoalan terkait masyarakat adat, yang dianggap perlu dirangkul dan diperkuat keberadaannya di berbagai wilayah.
Baca Juga: Lemang, Warisan Kuliner Melayu yang Tetap Memesona di Setiap Idul Fitri di Sumut Suasana perbincangan berlangsung hangat dan penuh keakraban meski kedua pihak baru pertama kali bertemu. Hal ini mencerminkan kesamaan visi dalam membangun Langkat yang lebih baik melalui pelestarian adat dan budaya.
Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Langkat, Muhammad Rasid Pane, menyampaikan dukungan penuh terhadap gagasan zuriat kesultanan. Menurutnya, pelestarian adat budaya serta penguatan masyarakat adat merupakan langkah strategis untuk mengembalikan kejayaan Melayu di wilayah bekas Kesultanan Langkat.
Rombongan zuriat Sultan Machmud hadir bersama tim yang terdiri dari sejarawan, konsultan, tim pemetaan, serta perwakilan masyarakat adat dari Desa Kwala Gebang. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan dalam merancang langkah konkret bagi penguatan adat dan budaya.
"Alhamdulillah kita kedatangan tamu dari zuriat Kesultanan Langkat. Ini suatu kehormatan bagi kami sebagai pimpinan Partai Hanura di Kabupaten Langkat," ujar Pane. Ia menambahkan bahwa pembahasan terkait budaya dan masyarakat adat menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Tengku Ony selaku cucu Sultan Machmud Djalil Rachmad Syah menyampaikan rasa syukur atas pertemuan ini. Ia menilai pertemuan tersebut memberikan kesan positif dan optimistis kerja sama antara zuriat kesultanan dan DPC Hanura Langkat akan membawa dampak nyata bagi masyarakat Melayu di Langkat.
Kedua pihak sepakat untuk bersama-sama melestarikan adat, budaya, serta memperkuat peran masyarakat adat di Kabupaten Langkat. Harapannya, kolaborasi ini dapat memperkuat persatuan dan perkembangan masyarakat Melayu di masa depan.*
(dh)