JAKARTA – Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra, menegaskan bahwa Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak membahas koalisi dengan mantan calon presiden Anies Baswedan saat acara halal bihalal di Cikeas, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2026) lalu.
Herzaky menekankan bahwa SBY dan AHY tidak melakukan pertemuan khusus dengan siapapun yang hadir di rumah SBY.
Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.885 per Dolar AS Saat Mayoritas Mata Uang Asia Melemah "Tidak ada pembicaraan khusus dengan siapapun saat Lebaran di Cikeas kemarin. Tidak perlu diartikan atau dibawa ke mana-mana. Apalagi, sampai diarahkan ke rencana koalisi ke depan ataupun urusan pemilu. Kejauhan mikirnya," ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Menurut Herzaky, saat ini Partai Demokrat tetap fokus mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Koalisi hari ini dengan Pak Prabowo, begitu juga dengan rencana koalisi ke depannya. Jadi, jangan dispekulasikan ke mana-mana," tambahnya.
Sebelumnya, Anies Baswedan disebut masih menjaga hubungan baik dengan SBY dan AHY, meski hubungannya dengan Partai Demokrat sempat retak akibat keputusannya maju di Pilpres 2024 bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar.
Kala itu, AHY sempat dikabarkan menjadi calon wakil presiden pendamping Anies.
"Ya mungkin sempat ada salah paham, tapi hubungan baik terus kok," ujar Usamah Abdul Aziz, Selasa (24/6/2026) malam.
Dengan pernyataan ini, Partai Demokrat ingin menegaskan bahwa hubungan dengan Anies tetap profesional, sementara arah politik partai tetap konsisten mendukung pemerintahan saat ini.*
(km/ad)