JAKARTA — Pengamat sosial, ekonomi, dan keagamaan, Anwar Abbas, menyoroti serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran, termasuk kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan di Teheran.
Anwar menekankan pentingnya keterlibatan China dan Rusia untuk membantu Iran menahan serangan brutal dari AS dan Israel.
"Jika Israel dibantu AS menyerang Iran, semestinya China dan Rusia juga harus tegas mendukung Iran. Sudah saatnya kedua negara menunjukkan sikap terang-terangan membela negara-negara yang ditindas," kata Anwar Abbas kepada wartawan, Minggu (1/3/2026).
Baca Juga: Serangan Mematikan di Iran: 108 Anak Tewas, Wapres Aref Kecam Keras AS-Israel Menurut Ketua PP Muhammadiyah ini, langkah tegas dari China dan Rusia, termasuk penggerakan armada militer mendekati kawasan Teluk, akan membuat AS berpikir ulang sebelum menyerang Iran.
Ia menyinggung sejarah kegagalan AS di Vietnam (1973) dan Afghanistan (2021) sebagai contoh bahwa kekuatan superior tidak selalu menjamin kemenangan dalam konflik.
Anwar juga menegaskan bahwa Iran, China, dan Rusia perlu menunjukkan keberanian politik dan militer secara bersama untuk menekan agresi AS-Israel.
Ia bahkan menyebut Iran harus mempertimbangkan langkah strategis yang dapat membuat AS dan Israel menahan diri terhadap agresi lebih lanjut.
"Dunia saat ini rindu hidup tanpa dominasi Donald Trump dan Benjamin Netanyahu. Kerja sama Iran, China, dan Rusia sangat penting agar negara-negara yang agresif tidak lagi bebas merusak keamanan dan kedaulatan bangsa lain," ujarnya.
Pernyataan Anwar Abbas muncul menyusul serangan AS-Israel yang menewaskan Khamenei serta anggota keluarganya, dan menimbulkan korban sipil signifikan di berbagai lokasi, termasuk sekolah putri di Minab yang menewaskan 108 orang.
Anwar menekankan bahwa respon internasional terhadap serangan ini harus tegas, menggunakan semua instrumen diplomasi, politik, dan pertahanan, demi menegakkan hukum internasional dan keamanan global.*
(d/dh)