JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Pengukuhan dan Ta'aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Acara ini diperkirakan diikuti oleh 56.000 jamaah dari wilayah Jabodetabek, termasuk Jawa Barat dan Banten.
"Kegiatan pengukuhan akan dihadiri oleh Bapak Presiden Republik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, para menteri Kabinet Merah Putih, pejabat tinggi negara, dan pimpinan lembaga negara seperti MPR, DPR, dan DPD," ujar Sekretaris Steering Committee Panitia, KH Rofiqul Umam Ahmad, Rabu (4/2/2026).
Baca Juga: MUI, Board of Peace, dan Ujian Kepercayaan Publik Sebelum pengukuhan, MUI akan menggelar Doa Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa, yang mencakup pembacaan Surat Yasin, sholawat, zikir, dan doa-doa keselamatan.
Munajat ini akan dipimpin oleh sejumlah ulama dan kiai sepuh, serta diikuti oleh 1.453 pengurus MUI periode 2025–2030.
Ketua Badan Pembinaan dan Pengembangan Organisasi (BPPO) MUI berharap seluruh umat Islam Indonesia ikut mendoakan kelancaran acara.
"Semoga kegiatan pengukuhan berjalan lancar, sukses, berkah, dan membawa kemaslahatan serta kemajuan bagi umat dan bangsa," ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengukuhan pengurus, tetapi juga sarana penguatan ukhuwah Islamiyah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa, di tengah berbagai ujian yang dihadapi Indonesia.*
(in/dh)