JAKARTA– Habib Rizieq Shihab menyoroti materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyinggung soal salat dalam acara digital Mens Rea.
Habib Rizieq menilai lawakan tersebut menistakan ajaran Islam.
Dalam ceramah yang disiarkan di kanal YouTube Islami Brotherhood Television, Selasa (13/1), Habib Rizieq menegaskan kritik terhadap pemerintah melalui lawakan sah-sah saja, tetapi materi yang mengolok-olok salat tidak boleh diterima.
Baca Juga: Mahfud MD Siap Bela Pandji, Yenny Wahid Soroti Roasting Mata Ngantuk Wapres "Kalau orang Islam diolok-olok, dihina-hina tentang pilihannya, nggak boleh," ujarnya.
Habib Rizieq menyoroti bagian lawakan Pandji yang menyebut ada kelompok yang menilai syarat memilih pemimpin harus tidak bolong salat, yang menurutnya membuat orang tertawa.
Ia menegaskan bahwa umat Islam wajib memilih pemimpin yang menjalankan salat.
Ia juga menanggapi pernyataan soal orang yang rajin salat tapi masih melakukan korupsi atau maksiat. Menurut Habib Rizieq, hal itu tidak boleh dijadikan alasan menghina salat atau Al-Qur'an.
"Kalau ada salat yang tidak mencegah perbuatan keji, jangan nyalahin Allah, jangan nyalahin ayat Qur'an, jangan olok-olok," tegasnya.
Habib Rizieq meminta agar Pandji dan pihak terkait menghapus rekaman lawakan yang menistakan salat di platform digital, termasuk Netflix, dan menyampaikan permohonan maaf kepada publik.
Kritik terhadap pemerintah tetap didukung oleh Habib Rizieq, tetapi penghinaan terhadap ajaran agama menurutnya harus dihentikan agar tidak menimbulkan kontroversi di masyarakat.*
(d/dh)