JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Kabinet Merah Putih tetap kompak dan bekerja keras di tengah isu perpecahan yang beredar di media sosial.
Pernyataan itu disampaikannya saat meresmikan Sekolah Rakyat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
"Saya benar-benar bahagia hari ini, kementerian, menteri dan kabinet saya hari ini saya merasakan kompak. Jangan percaya orang-orang yang terlalu pintar di medsos yang menganalisa terjadi perpecahan di lingkungan saya," kata Prabowo.
Baca Juga: Kak Na Kunjungi Pengungsian Aceh Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak Pasca Bencana Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menekankan bahwa pernyataan Presiden bersifat umum dan bukan ditujukan pada pihak tertentu.
Menurutnya, pesan itu bertujuan membangun optimisme di antara pemangku kebijakan.
"Pak Presiden ingin menegaskan saja, tidak mengkhususkan untuk menjawab suara yang berkembang. Pernyataan Presiden bermakna membangun optimisme yang dilandasi kesolidan tim kerja," ujar Sarmuji kepada wartawan, Selasa (13/1).
Sarmuji menambahkan, koalisi permanen yang diusulkan Golkar dalam Rakernas sebelumnya dianggap mampu menjaga kesolidan pemerintahan.
"Koalisi permanen membantu kesolidan pemerintahan," kata Sarmuji.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Demokrat, Dede Yusuf, menilai pernyataan Prabowo positif. Demokrat disebutnya tetap fokus pada kinerja untuk mendukung program pemerintah.
"Kita fokus bekerja membantu presiden sebaik-baiknya saja," ungkap Dede Yusuf.
Dengan pernyataan ini, Prabowo kembali menepis mentah-mentah analisis perpecahan yang ramai di media sosial.
Ia menekankan bahwa kabinetnya bekerja kompak, penuh teamwork, dan telah menorehkan berbagai keberhasilan.*