MEDAN – Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) akan segera digelar.
Sejumlah pengamat menilai Gubernur Sumut, Bobby Nasution, merupakan sosok yang paling layak memimpin partai berlogo pohon beringin tersebut.
Pengamat politik Ara Auza mengatakan, posisi Bobby sebagai gubernur memberikan kekuatan politik yang signifikan untuk menakhodai Golkar Sumut.
Baca Juga: Dewas KPK Bakal Umumkan Hasil Pemeriksaan Etik Dugaan Penghambatan Proses Hukum Bobby Nasution Pekan Depan Selain itu, Bobby dinilai memahami dinamika partai yang terbiasa berada di pemerintahan dan koalisi.
"Kalau disebut yang paling cocok adalah Gubernur Bobby Nasution," kata Ara di Medan, Rabu (7/1/2026).
"Kan Bobby itu Gubernur Sumut. Jadi secara politik dia memiliki kekuatan yang sangat besar untuk memimpin partai besar seperti Golkar. Kemudian Golkar juga terbiasa berada di koalisi, kekuasaan, jadi sesuai."
Selain faktor jabatan, Ara menekankan kemampuan Bobby dalam menjembatani perbedaan internal Golkar Sumut yang tengah terbagi dalam dua kubu, yakni kelompok Bang Ijeck dan Bang Doli.
"Bobby bisa menyatukan ini, mengakomodir semua pihak," ujar Ara.
"Selain itu, dia memiliki hubungan baik dengan pimpinan Golkar di tingkat pusat, termasuk Pak Bahlil, yang membuatnya semakin layak memimpin."
Bobby juga disebut sebagai menantu Presiden Jokowi, yang menurut pengamat tersebut menambah kekuatan politiknya di tingkat nasional.
Meski begitu, hingga saat ini Bobby sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait kemungkinan mencalonkan diri dalam Musda Golkar Sumut mendatang.
Musda ini diprediksi akan menjadi momentum penting untuk menentukan arah Golkar di Sumut, terutama menjelang sejumlah agenda politik di tingkat provinsi dan nasional.*