MEDAN – Polemik di tubuh PDI Perjuangan Kota Medan memanas.
Robi Barus, Sekretaris DPC PDIP Medan periode 2020-2025, menuding Ketua DPD PDIP Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, bersama Hasyim SE, sengaja mengabaikan Surat Keputusan (SK) DPP PDIP terkait penetapan Ketua dan personalia DPC Medan.
Robi menegaskan, dalam SK yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto, Hasyim ditetapkan sebagai Ketua DPC, sedangkan Robi Barus dan David Roni Sinaga menjadi personalia.
Baca Juga: Ilegal Logging di Sumut: Bareskrim Siap Umumkan Tersangka Pekan Ini Namun, saat pelantikan di arena Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Samosir, nama Robi dan David Roni hilang dari struktur kepengurusan.
Posisi Sekretaris dan Bendahara bahkan dibiarkan kosong.
"Rapidin Simbolon dan Hasyim dengan sadar dan sengaja menghilangkan nama kami dari struktur kepengurusan. Semua posisi sudah terisi kecuali sekretaris dan bendahara. Kok sebegitu beraninya mereka melawan SK Ibu Mega?" tegas Robi kepada wartawan, Senin malam (15/12).
Secara pribadi, Robi mengaku tidak mempermasalahkan posisinya. Ia memahami keputusan mutlak ada di tangan DPP.
Namun, sikap Rapidin dan Hasyim yang mengabaikan SK dianggapnya sebagai pelanggaran aturan partai, khususnya pasal 44 ayat 1 dan 2 yang mengatur penetapan Ketua DPC dan calon personalia.
Robi menambahkan, sejumlah fungsionaris DPP telah melakukan koordinasi dengannya dan memfasilitasi agar hak yang diberikan Ketua Umum kepada dirinya dan David Roni dapat dijalankan.
"Saya optimis banyak sosok arif dan bijak yang tak akan membiarkan penentangan SK DPP. Ini sudah menyangkut marwah partai dan perlu ditangani oleh mahkamah partai," ujarnya.
Berikut kepengurusan hasil Konfercab PDI Perjuangan Medan periode 2025-2030:- Ketua: Hasyim SE- Wakil Ketua Bidang Kehormatan: Felixianus Simbolon- Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: Tumpal Utrecht Napitupulu- Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: Paul Mei Anton Simanjuntak- Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Kaderisasi: Ronald Tobing- Wakil Ketua Bidang Politik: dr Rosdiana Tarigan- Wakil Ketua Bidang Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik dan Informasi: Riana- Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Kebudayaan dan Pendidikan: Pandapotan Tamba- Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Kesehatan Perempuan dan Anak: Margareth MS- Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Koperasi dan UMKM: Agus Setiawan- Wakil Ketua Bidang Industri, Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial: Lily- Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga: Jusup Ginting- Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa: Fitriani Manurung- Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital: Andrew Laga- Wakil Ketua Bidang Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan: Hendri Duin- Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi: Gerald P Siahaan- Sekretaris: Dikosongkan- Wakil Sekretaris Bidang Internal: Hermanto Sagala- Wakil Sekretaris Bidang Program: Devi Nasution- Bendahara: Dikosongkan- Wakil Bendahara: dr Rieka Ginting
Kisruh ini dinilai mencoreng marwah partai sekaligus memicu potensi sengketa internal di tingkat DPC dan DPD.*