JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali meninjau lokasi terdampak bencana banjir di Aceh pada Minggu (7/12/2025), tepatnya di Kabupaten Bireuen.
Kunjungan ini merupakan kali kedua setelah kunjungan pertama pada Senin (1/12).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memberikan tujuh arahan penting untuk percepatan penanganan pascabencana.
Baca Juga: BTT Daerah Tipis, Pemerintah Usulkan Bantuan Rp 2 Miliar per Kabupaten/Kota Prabowo menekankan bahwa seluruh jajaran pemerintah, TNI, dan Polri harus bersinergi membantu korban, termasuk pengerahan pasukan untuk mempercepat perbaikan jembatan dan fasilitas vital.
Berikut tujuh arahan utama Presiden Prabowo:
Kerahkan Semua Kekuatan TNI dan PolriPrabowo meminta Panglima TNI, Kapolri, dan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak mengerahkan seluruh pasukan dan satgas percepatan pemulihan infrastruktur, termasuk pembangunan jembatan bailey yang sedang berlangsung di Bireuen.
-Cek Pemulihan Listrik di AcehPrabowo memastikan Kementerian ESDM memulihkan listrik di seluruh wilayah terdampak. Menurut laporan, 97% wilayah Aceh telah kembali dialiri listrik pada malam hari peninjauan.
-Hapus Utang KUR bagi Petani Terdampak BencanaUtang Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk petani yang terdampak banjir akan dihapus. Prabowo menegaskan bantuan juga akan diberikan untuk rehabilitasi sawah dan fasilitas pertanian.
-Pantau dan Cegah Korupsi Penanganan BencanaPresiden mengingatkan menteri dan pejabat agar tidak mengambil keuntungan dari bencana. Ia menegaskan penindakan keras akan diberikan bagi pihak yang terbukti menyalahgunakan situasi.
-Kerahkan Dokter Magang dan KoasPrabowo meminta Menteri Kesehatan menurunkan dokter internship dan koas ke titik bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, guna memastikan korban menerima layanan kesehatan memadai.
-Perbaiki Mekanisme Penyaluran Bantuan Lewat HelikopterPresiden menyoroti penggunaan helikopter untuk distribusi bantuan, termasuk penggunaan sling rope, agar bantuan lebih cepat sampai ke warga terdampak.
-Proses Kepala Daerah yang 'Lari' Saat BencanaPrabowo menyinggung Bupati Aceh Selatan yang pergi umrah saat bencana, meminta Menteri Dalam Negeri untuk memproses kepala daerah yang lalai menangani bencana.