JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyoroti menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap para pejabat, terutama saat terjadi bencana.
Menurut Anies, banyak pejabat berbondong-bondong mendatangi lokasi bencana bukan untuk memperbaiki kepercayaan publik, melainkan justru menambah rasa sinis masyarakat.
Baca Juga: BNPB Revisi Data Korban Bencana, Angka Meninggal Turun Jadi 921 Orang "Akhir-akhir ini banyak orang datang ke tempat bencana, tetapi bukan meningkatkan kepercayaan, malah meninggikan sinisme," kata Anies dalam kuliah umum pada acara Turun Tangan Festival 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Minggu, 7 Desember 2025.
ANIES MENILAI bahwa saat ini Indonesia sedang menghadapi krisis kepercayaan yang serius. Di tengah kekosongan keteladanan moral para pejabat, ia menilai warga biasa justru tampil menjadi figur yang memulihkan harapan publik lewat kerja-kerja kemanusiaan.
"Kita sedang mengalami krisis kepercayaan. Kekosongan keteladanan kepemimpinan moral hari ini diisi oleh warga biasa yang bekerja dengan jujur dan peduli," ujarnya.
IA MENEGASKAN bahwa mereka yang tidak memegang jabatan maupun otoritas anggaran pun terbukti dapat menggerakkan kepedulian sosial secara luas.
Hal ini, menurutnya, menunjukkan munculnya tokoh-tokoh baru yang mendapatkan kepercayaan publik karena ketulusannya.
"Ruang kosong kepercayaan itu kini diisi oleh pribadi-pribadi baru. Mudah-mudahan yang hadir hari ini adalah stok masa depan untuk mengisi kepemimpinan di masa mendatang," kata Anies.
PERNYATAAN ANIES itu muncul di tengah maraknya kritik publik terhadap pejabat yang datang ke lokasi bencana hanya untuk keperluan pencitraan. Situasi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam sepekan terakhir turut memperkuat sorotan tersebut.*(d/dh)