JAKARTA, - Kepergian Bupati Aceh Selatan, Mirwan, untuk melaksanakan ibadah umrah di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayahnya menjadi sorotan.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan bahwa izin keberangkatan Bupati Mirwan untuk perjalanan ke luar negeri tidak diberikan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, maupun oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Keputusan ini terungkap setelah Mendagri Tito Karnavian melakukan klarifikasi melalui telepon dengan Bupati Mirwan pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Baca Juga: Kunjungan Kemendikdasmen ke Aceh: Muhammadiyah Serukan Pemulihan Cepat untuk Pendidikan Dalam keterangan yang diterima redaksi, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, mengatakan bahwa permohonan izin perjalanan luar negeri yang diajukan oleh Bupati Aceh Selatan tersebut ditolak oleh Gubernur Aceh pada 28 November 2025.
Penolakan dilakukan karena Aceh, termasuk Aceh Selatan, sedang dalam status tanggap darurat bencana akibat banjir dan tanah longsor yang melanda.
Kabupaten Aceh Selatan, yang dipimpin oleh Mirwan, sendiri telah menetapkan status tanggap darurat bencana pada 27 November 2025.
Benni mengungkapkan kekecewaannya dengan tindakan Bupati yang tetap berangkat ke luar negeri meskipun Aceh Selatan masih dilanda musibah.
"Kami sangat menyayangkan sekali, begitu mengetahui bahwa Bupati Aceh Selatan sedang berada di Tanah Suci saat warganya membutuhkan perhatian," ujar Benni.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Prokopim Pemkab Aceh Selatan, Denny Herry Safputra, memberikan penjelasan terkait keberangkatan Bupati Mirwan.
Denny mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melihat kondisi wilayah Aceh Selatan yang sudah relatif stabil.
Ia menekankan bahwa debit air sudah surut, terutama di wilayah Bakongan Raya dan Trumon Raya, yang sebelumnya terendam banjir.
Denny juga menegaskan bahwa sebelum berangkat, Bupati Mirwan telah melakukan sejumlah kunjungan langsung ke wilayah terdampak untuk memastikan distribusi logistik berjalan dengan baik dan warga mendapatkan perhatian yang diperlukan.