JAKARTA – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Jati Raharjo, menilai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (
PPP) idealnya adalah sosok yang memiliki sumber daya finansial besar dan kedekatan dengan ulama. Hal itu disampaikan menjelang pelaksanaan Muktamar X
PPP yang akan digelar pada 27–29 September 2025 di Jakarta."Sosok ideal yang dibutuhkan oleh
PPP adalah figur yang mempunyai kapasitas sumber daya besar," ujar Jati saat dihubungi, Jumat (26/9/2025).
Baca Juga: Jokowi Dukung Penetapan IKN sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028 Menurut Jati, kebutuhan tersebut merupakan konsekuensi logis mengingat
PPP saat ini tidak memiliki wakil di DPR RI karena gagal lolos ambang batas parlemen. Kondisi itu berdampak pada terbatasnya akses partai terhadap sumber daya negara untuk operasionalisasi dari tingkat pusat hingga daerah.Selain itu, kedekatan dengan ulama dianggap penting lantaran
PPP merupakan partai berhaluan Islam. Ketua umum terpilih harus mampu menjembatani komunikasi dengan pemilih basis tradisional maupun pemilih potensial. "Figur yang punya jaringan luas dengan tokoh masyarakat, terutama alim ulama, menjadi krusial," tambah Jati.Meski demikian, Jati menekankan sosok dari internal partai sebaiknya tetap diutamakan.