JAKARTA - Pengamat politik
Rocky Gerung merespons sindiran Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan menyebut bahwa menteri keuangan tak lebih dari seorang "kasir" dalam struktur ekonomi nasional.Sindiran itu dilontarkan Rocky saat menjadi pembicara dalam diskusi Indonesia Leaders Talk yang ditayangkan di YouTube pada Jumat (12/9/2025), sehari setelah Purbaya menyentil pernyataannya soal Presiden Jokowi yang disebut "nggak ngapa-ngapain"."Pak Purbaya ini kasir. Sebagai kasir, dia mau mendorong mesin pertumbuhan. Tapi pertumbuhan ekonomi bukan ditentukan kasir, melainkan kementerian teknis seperti industri, perdagangan, dan pertanian," ujar
Rocky Gerung.
Baca Juga: Keponakan Prabowo Mundur dari DPR Usai Ucapan Kontroversial, Ini Respons Rocky Gerung Rocky menilai kementerian-kementerian teknis itu justru banyak dipimpin oleh "politisi tukang copet", sehingga harapan agar pertumbuhan ekonomi digerakkan secara efektif menjadi irasional."Bagaimana mungkin kasir mendorong pabrik, sementara kepala pabriknya politisi copet? Itu persepsinya di masyarakat," tegas Rocky.Ia juga menyebut tugas utama Menteri Keuangan adalah mendistribusikan hasil pertumbuhan, bukan menciptakan pertumbuhan itu sendiri. Namun, langkah itu kerap terhambat karena intervensi politik dari kementerian yang dikuasai parpol."Publik melihat ekosistem ekonomi masih di bawah kendali kepentingan politik besar. Pemerintah optimis, tapi rakyat pesimis — dan pesimisme itu justru lebih rasional," sindirnya lagi.Sindiran awal datang dari Purbaya Yudhi Sadewa saat menjadi pembicara dalam forum GREAT Lecture Transformasi Ekonomi Nasional: Pertumbuhan Inklusif Menuju 8 Persen di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/9/2025).