JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai bahwa pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai gelombang demonstrasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir masih belum menyentuh akar persoalan.
Melalui kanal YouTube miliknya, Mahfud menyebut bahwa pemerintah sejauh ini baru menanggapi aspek kekerasan dalam unjuk rasa, namun belum memberikan jawaban kebijakan substantif terhadap penyebab utama demonstrasi yang dinilai "masif dan mengerikan".
"Langkah-langkah hukum memang perlu, tapi yang belum dijawab adalah penyebab munculnya demo—yaitu masalah kebijakan dan perubahan," ujar Mahfud, dikutip Selasa (2/9).
Masalah Ekonomi dan Ketidakjelasan Pemerintah
Mahfud menegaskan bahwa protes besar ini bukan hanya dipicu oleh isu-isu ringan seperti tunjangan DPR atau anggota dewan menyanyi, melainkan sudah merupakan akumulasi dari banyak kekecewaan publik.
Beberapa isu yang disebut Mahfud antara lain:
Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
Pemblokiran rekening warga
Kasus beras oplosan yang belum dituntaskan
Kasus hukum Silfester Matutina yang belum dieksekusi
"Semua itu tidak pernah dijawab secara tuntas. Contohnya, soal pemblokiran rekening. Jawabannya hanya, 'sudah tak diteruskan'. Tapi kenapa itu bisa terjadi? Siapa yang bertanggung jawab?" tegas Mahfud.