JAKARTA – Politikus senior PDI Perjuangan, Beathor Suryadi, kembali melontarkan tudingan kontroversial terhadap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Dalam perbincangannya dengan Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani, yang diunggah melalui kanal YouTube berjudul "Beathor Suryadi Buka Data dan Bukti Dugaan Ijazah Palsu Jokowi", Beathor menduga Presiden Jokowi menyimpan kekayaan hingga triliunan rupiah di tempat tersembunyi.
Pernyataan ini disampaikan Beathor saat mengkritisi utang negara yang menurutnya meningkat tajam selama dua periode pemerintahan Presiden Jokowi.
Ia mempertanyakan transparansi penggunaan dana utang negara yang tidak terlihat secara nyata di lapangan.
"Utang kita yang dibikin Jokowi banyak. Ada ke mana? (Hasil utang negara) Kan kita enggak bisa melihatnya," ujar Beathor.
Lebih lanjut, Beathor menyinggung sejumlah kasus pejabat yang pernah menyembunyikan uang hasil tindak pidana korupsi di tempat-tempat tidak lazim, seperti dalam kontainer atau disembunyikan di balik dinding rumah.
Ia menyebut kasus uang tunai Rp920 miliar yang disita dari pegawai Mahkamah Agung sebagai contoh.
"Seperti orang di Mahkamah Agung punya uang Rp920 miliar ditaruh di kontainer halaman rumahnya. Kita lihat Akil Mochtar naruh uang hasil korupsi di dinding-dinding," katanya.
Atas dasar itu, Beathor menduga Presiden Jokowi juga melakukan hal serupa namun dengan cara yang lebih canggih.
"Jokowi lebih cerdas, dia taruh di dalam ruangan tanahnya, ini (di bawah) tempat tidurnya," ucap Beathor.
Meski belum menyajikan bukti konkret atas tuduhan serius tersebut, Beathor menyatakan kesiapannya untuk membuktikan klaimnya jika diperlukan.
Ia menegaskan bahwa tuduhannya bukan asal bicara dan siap membuka fakta bila diminta.