JAKARTA -Fakta baru yang mengejutkan terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan kasus Harun Masiku dengan terdakwa Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan.
Penyidik KPK, AKBP Rossa Purbo Bekti, mengungkap bahwa nomor asing dengan nama kontak Sri Rejeki Hastomo yang ditemukan di ponsel milik Kusnadi, staf pribadi Hasto, sebenarnya adalah nomor milik Hasto Kristiyanto sendiri.
"HP itu awalnya dipegang terdakwa, lalu diserahkan ke Kusnadi. Ada beberapa barang lain yang kami duga kuat juga milik terdakwa," kata Rossa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (9/5/2025).
Identitas Disamarkan: Sri Rejeki Hastomo
Nama Sri Rejeki Hastomo sempat menjadi sorotan karena nomor yang tersimpan di bawah nama tersebut menggunakan kode internasional +447, yang merupakan kode negara Inggris. Nomor ini muncul di kontak Kusnadi menjelang pemeriksaan Hasto oleh KPK pada Juni 2024.
Saat dikonfirmasi dalam sidang sebelumnya, Kusnadi mengaku nama itu hanya "nama keberuntungan" dan merupakan nomor dari kesekretariatan partai.
"Saya simpan namanya Sri Rejeki Hastomo biar saya selalu dapat rezeki," ujar Kusnadi.
Namun pernyataan penyidik membantahnya. Rossa menegaskan bahwa isi percakapan dan kronologi kepemilikan memperjelas bahwa itu adalah milik pribadi Hasto.
Penolakan Saat Penyitaan HP