LAMPUNG SELATAN — Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten, Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto, menghadiri kegiatan Groundbreaking Program Hilirisasi Industri Ayam yang digelar di Perkebunan PTPN I Regional 7 Trikora, Desa Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui video conference dengan peserta dari berbagai unsur pemerintah, BUMN, dan aparat TNI.
Program hilirisasi ini digagas sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan nilai tambah produk unggas, dan mendukung pengembangan industri peternakan terpadu dari hulu hingga hilir.
Baca Juga: Wujud Nyata Arahan Presiden: Polda Lampung Turun Tangan, Pantai Mutun Bersih dari Sampah! Groundbreaking ini menjadi momentum penting bagi Lampung Selatan dalam menyiapkan sektor peternakan yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Brigjen Andrian Susanto menegaskan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta menjadi kunci keberhasilan program ini.
"Program hilirisasi ini diharapkan mampu meningkatkan produksi, distribusi, dan kualitas produk unggas, sekaligus membuka peluang kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat, termasuk Dirut PTPN, Sekda Provinsi Lampung, Bupati Lampung Selatan, Ketua DPRD Provinsi Lampung, perwakilan Kodam XXI/Radin Inten, Polda Lampung, dan berbagai stakeholder terkait.
Dengan terwujudnya industri ayam terintegrasi ini, Lampung Selatan ditargetkan menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional, khususnya untuk sektor protein hewani, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.*
(ad)