JAMBI – Langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional kembali menunjukkan progres konkret.
Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, resmi ditunjuk sebagai lokasi uji coba budidaya gandum oleh Kementerian Pertanian.
Penunjukan ini menandai awal dari upaya diversifikasi komoditas pangan nasional yang selama ini sangat bergantung pada impor.
Program tersebut akan dilaksanakan oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4, yang dipercaya sebagai pelaksana teknis di lapangan.
Pada tahap awal, pemerintah akan membuka lahan seluas 200 hektare di wilayah dataran tinggi Kerinci untuk proyek percontohan.
Gubernur Jambi, Al Haris, menjelaskan bahwa pemilihan Kerinci didasarkan pada kondisi geografisnya yang ideal untuk tanaman gandum.
"Kementerian Pertanian memilih Kabupaten Kerinci karena berada di dataran tinggi lebih dari 800 meter di atas permukaan laut. Ini sangat cocok untuk pengembangan gandum, yang selama ini kita impor dalam jumlah besar," ujar Al Haris, Sabtu (26/7).
Lebih lanjut, Al Haris menyebut bahwa program ini mendapat dukungan penuh dari Presiden RI dan Menteri Pertanian.
Pemerintah menargetkan pengembangan hingga 1 juta hektare lahan gandum nasional, dan Kerinci menjadi pionirnya.
Jika uji coba ini menunjukkan hasil positif, pengembangan akan diperluas ke wilayah lain dengan karakteristik alam serupa seperti Pagar Alam dan Lubuk Linggau (Sumsel), Rejang Lebong dan Curup (Bengkulu), serta Solok Selatan (Sumbar).
"Jika berhasil, Jambi bersama tiga provinsi tersebut akan menjadi sentra penanaman gandum nasional. Ini bisa menjadi solusi jangka panjang bagi ketahanan pangan dan pengurangan impor gandum," tambah Gubernur.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pengembangan gandum menjadi salah satu prioritas nasional.