Cuaca Ekstrem Melanda Aceh, Insiden di Venue PON dan Sekolah Menyebabkan Korban!

BITVonline.com - Kamis, 19 September 2024 07:00 WIB

BANDA ACEH – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Aceh, termasuk Kota Banda Aceh, pada Rabu (18/9/2024). Cuaca ekstrem ini mengakibatkan dua insiden tragis di lokasi berbeda yang menimbulkan korban.

Insiden pertama terjadi di Gedung Serbaguna Kompleks Stadion Harapan Bangsa, yang saat itu menjadi venue untuk Cabang Olahraga (Cabor) Basket 3×3 dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Aceh-Sumatra Utara. Menurut keterangan Zahrul Maulana, anggota Satuan Tugas (Satgas) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Banda Aceh, kejadian ini berlangsung sekitar pukul 12.50 WIB, saat pertandingan antara Sumut dan Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah berlangsung.

“Saat terjadi angin kencang, jendela kaca di lantai dua gedung basket roboh dan menimpa anak-anak yang sedang menonton pertandingan,” jelas Zahrul.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, lima orang mengalami luka ringan, beberapa di antaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa di Kota Banda Aceh. Korban yang tidak dirujuk mengalami nyeri kepala dan memar, sedangkan korban yang harus mendapatkan perawatan lebih lanjut meliputi Akbar, yang mengalami sakit di bahu dan harus di rontgen, serta Fakhri yang mengalami luka di bagian belakang kepala dan tangan. Primadona juga harus dirawat akibat luka di punggung.

Siswa SDN 62 Banda Aceh Tewas Tertimpa Reruntuhan

Di lokasi terpisah, insiden lebih tragis terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 62 Banda Aceh, Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 12.20 WIB, saat angin kencang merobohkan sebagian struktur bangunan.

“Salah satu siswa, Syakir Arkan, meninggal dunia akibat terkena reruntuhan pecahan batu dari lantai atas,” kata Zahrul. Sementara itu, satu siswa lainnya, Lutfi, mengalami luka-luka dan memerlukan perawatan di rumah sakit.

Dengan adanya dua insiden ini, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Pihak berwenang juga diharapkan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap infrastruktur, terutama di lokasi-lokasi yang berisiko tinggi terhadap bencana cuaca.

Sebagai langkah antisipatif, warga dihimbau untuk mengikuti perkembangan cuaca dari sumber resmi dan menjaga keselamatan diri serta keluarga. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

KPK Ungkap Bupati Tulungagung Targetkan Rp5 Miliar dari OPD, Terkumpul Rp2,7 Miliar

Peristiwa

Gempa M 3,6 Guncang Tapanuli Tengah Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Peristiwa

Pembicaraan 21 Jam Tak Buahkan Hasil, AS dan Iran Gagal Sepakat di Islamabad

Peristiwa

Profil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Baru Setahun Menjabat Kini Terjaring OTT KPK

Peristiwa

Perundingan Iran-AS Diperpanjang Sehari, Negosiasi di Islamabad Masih Berlanjut

Peristiwa

Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Padang Bolak, Motor Sempat Digadaikan untuk Hilangkan Jejak