TAPTENG - Bayi perempuan berusia sekitar 3 bulan ditemukan dalam kondisi hidup di pinggir jalan Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Jumat (9/10/2026) pagi. Saat ditemukan, bayi tersebut terbalut kain panjang yang sudah basah dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.
Kasi Humas Polres Tapanuli Tengah Iptu Anto Patar Limbong mengatakan, bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Umak Jelli sekitar pukul 06.00 WIB.
Warga yang mengetahui keberadaan bayi tersebut kemudian mendatangi lokasi dan mendapati kondisinya memprihatinkan, tetapi masih hidup.
Baca Juga: Banjir Kembali Terjang Tukka dan Badiri, Pemkab Tapteng Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari "Saat ditemukan, bayi berada dalam kondisi terbalut kain panjang yang basah," kata Anto.
Warga selanjutnya menghubungi kepala lingkungan dan membawa bayi ke kantor Kelurahan Sipange. Di sana, bayi dibersihkan dan diganti pakaiannya sebelum pihak kelurahan menghubungi Polsek Pandan untuk menindaklanjuti penemuan tersebut.
Setelah dievakuasi, bayi perempuan tersebut dibawa ke RSUD Pandan untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis lebih lanjut.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak rumah sakit, bayi tersebut diketahui pernah menjalani perawatan medis di RSUD Pandan pada 2 Oktober 2026. Saat itu, bayi tercatat atas nama pasien berinisial PAT.
"Hasil koordinasi dengan pihak RSUD Pandan, dr. Amy Manurung menyampaikan bahwa bayi tersebut tercatat pernah menjalani perawatan medis di RSUD Pandan pada 2 Oktober 2026 atas nama pasien berinisial PAT," ungkap Anto.
Informasi tersebut menjadi salah satu petunjuk yang ditelusuri polisi untuk mengetahui asal-usul bayi dan mengidentifikasi keluarganya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang membawa bayi tersebut ke pinggir jalan dan mengapa bayi ditemukan dalam kondisi terbalut kain basah.
Hingga berita ini disusun, keberadaan orang tua bayi belum diketahui. Polisi juga masih mendalami informasi yang diperoleh dari warga dan pihak rumah sakit untuk mengungkap identitas keluarga bayi tersebut.
Pihak kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai dugaan pembuangan bayi itu. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan kronologi dan pihak-pihak yang berkaitan dengan penemuan tersebut.* (tm/dh)