LABUHANBATU SELATAN - Kecelakaan tunggal Bus Bintang Utara nomor polisi BK 7089 UD terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kampung Mangga, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, Selasa (6/10/2026) dini hari.
Sebanyak 22 orang mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut. Dari jumlah itu, lima korban mengalami luka berat dan 17 lainnya mengalami luka ringan.
Kasi Humas Polres Labuhanbatu Selatan AKP Sujono mengatakan para korban telah dibawa ke RSUD Kotapinang dan RSU Nur Aini Bloksongo untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga: Ngebut Hantam Tiang Hingga Terguling di Labusel, Bus Bintang Utara Bikin 22 Penumpang Luka: Sopir Malah Kabur "Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut 22 orang mengalami luka-luka," kata Sujono, Selasa (6/10/2026).
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ketika bus Bintang Utara melaju dari arah Medan menuju Riau. Saat tiba di lokasi, bus melintasi jalan yang menikung ke kanan.
Menurut polisi, ban kiri bagian belakang bus kemudian turun ke beram jalan yang memiliki ketinggian sekitar 35 sentimeter. Sopir kemudian membanting setir ke kanan, namun bus justru kehilangan kendali hingga terguling.
Bus yang terguling tersebut juga menabrak tiang yang berada di sekitar bahu jalan dan akhirnya berhenti dalam posisi terbalik.
Setelah kecelakaan, sopir bus yang belum diketahui identitasnya disebut meninggalkan lokasi kejadian.
Adapun lima korban yang mengalami luka berat yakni Ragil Pratama Harahap (19), warga Kota Pekanbaru; Edi Syahputra (46), warga Kota Binjai; Rukini (52), warga Kabupaten Wonogiri; Mulyani (48), warga Kabupaten Wonogiri; serta Sri Rejeki Sagala (29), warga Provinsi Riau.
Sementara itu, 17 korban lainnya mengalami luka ringan, yakni Sukini (63), warga Kabupaten Wonogiri; Wagimin (64), warga Kabupaten Wonogiri; Heriyanto (41), warga Kabupaten Bengkalis; Karni Jaya (58), warga Kabupaten Lima Puluh Kota; Satini (60), warga Kabupaten Wonogiri; Ita Mustama Br. Damanik (41), warga Kabupaten Kampar; Pascyah Marito Aprilia (20), warga Kabupaten Bengkalis; Rouli Br. Gultom (49), warga Kabupaten Bengkalis; Titik (50), warga Kabupaten Wonogiri; Suhendra (37), warga Kabupaten Asahan; Paiman (61), warga Kabupaten Rokan Hilir; Junaidi (50), warga Kabupaten Rokan Hulu; Nurfawati Sagala (59), warga Kota Pekanbaru; Sugiati (35), warga Kabupaten Rokan Hilir; Mara Juang Daulay (48), warga Kota Medan; Mik Jefri Sitorus (39), warga Kabupaten Deli Serdang; dan Mhd. Yusuf (33), warga Kabupaten Rokan Hilir.
Polisi masih melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut, termasuk pendataan korban dan kondisi kendaraan.
Kecelakaan bus tersebut menjadi perhatian karena seluruh korban harus mendapatkan perawatan medis, sementara pengemudi bus masih dalam pencarian setelah meninggalkan lokasi kejadian.* (tm/dh)