MEDAN — Sebaran asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di wilayah selatan Sumatera Utara pada Senin pagi, 5 Oktober 2026.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Ilham Haris, mengatakan potensi sebaran asap tersebut terpantau melalui citra satelit.
"Berdasarkan pantauan citra satelit hari ini pukul 08.00 WIB, terdapat potensi sebaran asap di wilayah sebagian Sumut sebelah selatan," katanya.
Baca Juga: Polisi Ungkap Dugaan Motif Penikaman Anggota DPRD Madina Binsar Nasution Usai Reses Namun, Ilham belum merinci kabupaten atau kota yang terindikasi terdampak sebaran asap tersebut.
BBMKG, kata dia, masih memantau perkembangan pergerakan asap.
Pemantauan dilakukan untuk melihat arah pergerakan asap dan kemungkinan penyebarannya ke wilayah Sumatera Utara lainnya.
"Masih kami pantau dulu. Jika memang asap berpotensi menyebar secara luas hari ini ke wilayah Sumut lainnya, maka akan kami informasikan," ujarnya.
BBMKG Wilayah I Medan belum menyampaikan wilayah mana saja yang berpotensi terdampak.
Masyarakat di Sumatera Utara diimbau mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan sebaran asap, terutama jika kondisi tersebut meluas.* (mi/ad)