DELI SERDANG – Dua pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, diberhentikan setelah video mereka yang mengejek korban keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar di media sosial.
Keduanya diketahui bekerja di SPPG Galang Barat 2, Kabupaten Deli Serdang. Mereka diberhentikan per 30 September 2026.
Dalam video yang beredar dan dilihat pada Kamis (1/10/2026), kedua pegawai tersebut terlihat melakukan siaran langsung di media sosial.
Baca Juga: Porprovsu XII 2026 Makin Dekat, Rico Waas Pastikan Kebutuhan Atlet Medan Diperhatikan Dalam siaran itu, keduanya beberapa kali melontarkan pernyataan yang dinilai mengejek warga yang mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG.
"Nanti kalau ada MBG lagi, keracunan lagi. sakit perut lagi? ke puskesmas, iya? Nanti dikasih telur ya biar enggak keracunan," kata mereka dalam video.
"MBG beracun. Iya, penerimanya beracun," imbuhnya.
Keduanya kemudian membandingkan respons penerima MBG ketika mendapatkan menu daging dengan menu telur.
Mereka menyebut penerima MBG tidak banyak bicara ketika mendapat daging, tetapi ribut ketika mendapat telur dan mengalami keracunan.
"Itu yang keracunan, Kalau kalian dikasih daging, kalian diam-diam saja. Giliran ini dikasih telur, keracunan, bising kalian," ucapnya.
Dalam siaran langsung tersebut, kedua pegawai juga menyebut mereka tidak mengalami keracunan meski mengonsumsi susu dalam jumlah banyak dari SPPG.
"Keracunan, Ya kan itu kalian yang keracunan, kami enggak, kami minum susu lima pun enggak ada keracunan sama kami. Memang kayak gitulah kalau netizen, heboh. Buktinya kami minum susunya enggak nya kami keracunan. Memang dasar kau saja," ujarnya.
Video tersebut kemudian menjadi perhatian setelah beredar luas di media sosial.