SLAWI - Proyek pembangunan jalan dengan konstruksi rigid beton di ruas Babakan-Jatibogor, Kabupaten Tegal, menjadi sorotan setelah kondisi hasil pekerjaan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.
Menanggapi hal itu, Ketua Indonesia Stop Corruption (ISC) Tegal Raya Nawang Elin mendatangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tegal pada Selasa (29/9/2026).
Nawang menemui pejabat yang membidangi Bina Marga untuk meminta penjelasan terkait kondisi pekerjaan jalan yang dinilai mengalami kerusakan meski baru selesai dikerjakan.
Baca Juga: Viral Siswa Terjang Sungai di Nias, Bobby Nasution Janji Bangun Jembatan Tahun Ini & Sentil Pemkab: Jangan Tunggu Viral Menurut Nawang, kualitas pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran negara perlu mendapat perhatian karena hasilnya akan digunakan oleh masyarakat.
"Ini menggunakan anggaran negara dan harus digunakan sebaik-baiknya. Harapannya seluruh hasil pekerjaan bisa baik, bertahan lama dan sesuai dengan harapan masyarakat," ujar Nawang.
PUPR Sudah Panggil Pihak TerkaitDalam pertemuan tersebut, Nawang mendapat informasi bahwa PUPR Kabupaten Tegal telah memanggil sejumlah pihak yang berkaitan dengan pekerjaan rigid beton ruas Babakan-Jatibogor.
Pihak yang disebut telah dipanggil antara lain supplier material rigid beton dan penyedia jasa pelaksana pekerjaan.
Menurut keterangan yang diterima Nawang, pihak penyedia jasa menyatakan siap melakukan perbaikan terhadap bagian pekerjaan yang dinilai bermasalah.
"Pihak PUPR sudah memanggil beberapa pihak yang terkait, di antaranya supplier rigid beton dan penyedia jasa. Dari penyedia jasa menyatakan siap untuk memperbaiki dan siap untuk tidak dibayar," ungkap Nawang.
Kualitas Proyek Jadi Perhatian
Sorotan terhadap proyek tersebut muncul setelah kondisi pekerjaan beredar dan menjadi pembahasan di media sosial.
Nawang mengatakan kritik terhadap pembangunan pemerintah tidak semata-mata untuk mencari kesalahan pihak tertentu. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara.