BINJAI — Banjir merendam permukiman warga di Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Sumatera Utara, pada Selasa, 22 September 2026, dini hari.
Banjir mulai masuk ke permukiman sekitar pukul 01.00 WIB ketika sebagian besar warga sedang terlelap.
Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 40 hingga 50 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.
Baca Juga: Banjir Bandang Solok Terjang Kantor Pemerintahan hingga RSUD, Akses Padang-Jambi Ditutup Sejumlah rumah warga terendam banjir.
Kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat dan membuat sebagian warga terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri serta memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Salah seorang warga Berngam mengatakan air masuk ke rumah secara tiba-tiba dan dengan cepat mencapai bagian dalam rumah.
"Jam satu malam air tiba-tiba masuk ke dalam rumah, sedengkul. Kami kaget karena cepat sekali naiknya. Kasur, perabotan banyak yang terendam," ujar salah satu warga Berngam.
Menurut keterangan warga, banjir diduga dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Binjai dan sekitarnya sejak sore hingga malam hari.
Debit air yang meningkat membuat drainase di kawasan tersebut diduga tidak mampu menampung aliran air.
Kondisi itu kemudian menyebabkan air meluap dan masuk ke permukiman warga.
Hingga Selasa pagi, genangan masih terlihat di sejumlah titik di Kelurahan Berngam.
Warga berharap Pemerintah Kota Binjai bersama BPBD dan dinas terkait segera melakukan penanganan.