SIDIKALANG - Seorang warga Sidikalang, Kabupaten Dairi, Bornok Manurung (50), meninggal dunia setelah mengalami penurunan kesadaran saat melihat kebakaran yang melanda sejumlah rumah di dekat kediamannya, Jumat (18/9/2026).
Bornok sempat dibawa keluarganya ke RSUD Sidikalang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada sore hari.
Camat Sidikalang Mawardy Sastrawan Tumanggor mengatakan Bornok diduga mengalami syok setelah melihat kebakaran yang terjadi tidak jauh dari rumahnya.
Baca Juga: Kebakaran Permukiman Padat di Sidikalang Dairi: 5 Rumah Hangus, 2 Bangunan Dibongkar Paksa "Diduga, syok atas kebakaran dekat rumahnya. Kabarnya, pingsan," kata Tumanggor.
Menurut Tumanggor, kebakaran terjadi di Jalan Tapanuli dan Jalan Pakpak, Kelurahan Sidikalang. Rumah Bornok berada di belakang area yang terbakar.
"Mungkin syok. Kejiwaan terguncang mengakibatkan wafat," ujarnya.
Namun, Tumanggor menegaskan Bornok bukan meninggal karena terkena api maupun tertimpa reruntuhan bangunan.
"Bukan tertimpa karena tersambar api atau tertimpa reruntuhan," katanya.
Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Sidikalang, dr Lestina Sianturi, mengatakan Bornok dibawa keluarga ke rumah sakit dalam kondisi mengalami penurunan kesadaran setelah melihat kebakaran.
"Pasien dibawa keluarga dalam kondisi penurunan kesadaran," kata Lestina.
Lestina mengatakan Bornok sebelumnya memiliki riwayat pembengkakan jantung. Tim medis kemudian memberikan penanganan terhadap pasien tersebut.
Namun, sekitar pukul 17.05 WIB, Bornok dinyatakan meninggal dunia.