DELI SERDANG – Dugaan keracunan setelah sejumlah siswa SMAN 1 Lubukpakam mengalami sakit perut usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat titik terang.
Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan MBG yang dikonsumsi para siswa pada Senin, 31 Agustus 2026, dinyatakan negatif.
Baca Juga: Presiden Prabowo di Rute Konstitusi "Welfare State" Pemeriksaan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang.
Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Deli Serdang Lubukpakam I, II dan III untuk menyatakan makanan MBG yang dibagikan kepada siswa tidak terbukti tercemar.
Kepala SPPG Deli Serdang Lubukpakam I, II dan III, Herianto, menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut dalam konferensi bersama pihak sekolah dan mitra yayasan SPPG pada Jumat, 4 September 2026.
"Hasil uji lab dari Dinas Kesehatan Deli Serdang yang keluar tanggal 2 September 2026 adalah negatif. Artinya makanan tersebut aman untuk dikonsumsi," ujar Herianto.
Herianto mengakui ada sejumlah siswa yang mengalami diare setelah mengonsumsi makanan MBG.
Namun, dia mengatakan keluhan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai akibat makanan MBG yang disalurkan SPPG.
Setelah menerima laporan mengenai siswa yang mengalami gangguan pencernaan, pihak SPPG bersama sekolah langsung melibatkan tenaga kesehatan untuk menangani para siswa.
"Memang ada beberapa siswa yang mengalami diare. Tapi kami langsung upayakan kesembuhan dengan mengumpulkan siswa, mendatangkan dokter dan tenaga medis dari Puskesmas Lubukpakam," jelasnya.
Sebanyak tujuh siswa kemudian dibawa ke klinik untuk menjalani pemeriksaan. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, kondisi mereka dinyatakan baik.